Alas Purwo , Bayuwangi , Hutan Terangker Di Indonesia
Alas Purwo - Siapa yang tidak kenal alam dan keindahan di Bayuwangi ,
karena keindahan alam, selain keindahan yang di berikan ada yang lebih
menarik ternyata wisata alam Alas purwo ini lebih di kenal dengan wisata
spiritual atau yang berhubungan dengan hal-hal gaib.
Alas purwo merupakan Taman Nasional yang sangat indah dan memiliki
beribu jenis fauna dan flora di dalamnnya, bersera berjuta misteri di dalamnya.
Bicara mengenai Alas Purwo pastinya kamu akan tertuju pada sebuah hutan
legendaris di ujung pulau paling timur di pulau Jawa, gimana sih sensasi jika
berada di Alas Purwo? mari kita cari tahu pada mereka yang sudah pernah
memasuki hutan satu ini, karena masih banyak misteri serta hal-hal yang
belum terpecahkan di Alas Purwo., di kutip dari Alas Purwo pokerbintang.
Jika di lihat sekilas , Alas Purwo memang sangat indah dan tak bisa di
pandang sebelah mata , faktanya alas purwo memang indah !
Alas Purwo terletak di kecamatan Tegaldlimo , Kabupaten Bayuwangi , Alas
Purwo memiliki keindahan yang tak terelakan , memiliki luas hingga 434Km,
terdapat 500 spesies tanaman yang hidup di Alas Purwo hingga binatang liar
yang mengundang pesona tersendiri disana.
Namu di balik itu keindahan yang memesona mata Alas Purwo lebih banyak di
jadikan sebagai tempat untuk bersemedi , meminta wejangan , pesugihan ,
hingga doa para leluhur untuk menuntut ilmu di sini.
Bahkan Presiden pertama kita Bung Karno pernah ke sini untuk menenangkan
diri dan bertemu Nyi Ratu Roro Kidul, dengan bukti di temukannya bendera di
Gua istana yang menjadi tempat bersemedi beliau.
Tidak hanya itu banyak juga orang datang untuk meminta pesugihan dan
datang berziarah di makam keramat Mbah Dowo , tetapi uniknya makam
tersebut buka berisi jasat melainkan pusaka keramat berupa sebuah tombak
berukuran 7 meter, dan ceritanya tombak ini kepunyaan empu Barada , di
anggap sakti dan berilmu tinggi .
Tak heran banyak orang yang datang ke sini bukan dengan tujuan wisata
melainkan yang berhubungan dengan hal-hal berbau misteri yang masih belum
terpecahkan hingga saat ini di kutip dari media Berita pasti pokerbintang
yang selalu menghimpun cerita asli dan akurasi.
Di balik kehindahannya itu Alas purwo menyimpan berjuta misteri yang belum
terpecahkan hingga saat ini, dan Alas purwo bukanlah hutan sembarangan
semenjak pertama kali kamu menginjakan kaki di alas purwo , selain
terpesona dengan keindahanya kamu juga bakal merasakan kengeriannya
dari mana pun.
Kalau menurut pembicaraan warga sekitar , juga pengakuan para saksi
mereka yang pernah mengunjungi Alas Purwo , Taman Nasional ini ternyata
adalah tempat berkumpulnya para jin dan mahklus halus lainnya dari seantero
Pulau Jawa.
Bahkan banyak orang pintar berpendapat bahwa Alas Purwo itu berbahaya ,
jika sampai salah tingkah dan menyinggung para penghuni Alas Purwo , bisa -
bisa kamu di sesatkan dan tidak bisa kembali lagi.
Tak heran di sana banyak sekali penampakan hantu berbagai wujud , dedemit
mengerikan hingga sering di jumpai Genderuwo, Kuntilanak, dan Jin
pesugihan lainnya yang siap menunggu dan menggangu umat manusia.
Jika masih sangsi dan kurang percaya boleh tanyakan kepada mereka yang
telah menapakan kaki ke Alas Purwo, dan dengarkan jawaban mereka tentang
kengerian Alas Purwo, karena terlalu banyak wujud dan jenis dedemit dan jin
dari seluruh pulau Jawa yang berkumpul di Alas Purwo.
Jadi jika kamu mendengarkan cerita cerita dari warga sekitar Bayuwangi ,
kamu pasti tahu betul soal cerita mereka tentang Alas Purwo dan
kengeriannya yang terdapat di dalamnya.
Dan menurut cerita warga banyak orang-orang yang masuk ke alas purwo dan
tak kembali lagi , ada yang bilang mereka menyingung penunggu di sana, dan
ada juga yang mengatkan mereka menikah dengan jin wanita cantik penghuni
Alas Purwo di ajak pergi meninggalkan alam manusia dan hidup di alam Gaib.
Jadi hati-hati jika ingin berkunjung ke Lokasi Taman Nasional ini, jaga tingkah
laku dan jangan asal bicara agar tidak menyingung para pnunggu hutan Alas
Purwo , terima kasih telah membaca , semog artikel ini bermanfaat.






0 Komentar